Revolution Slider Error: Slider with alias business_minimal not found.
Maybe you mean: 'product1' or 'product2' or 'product11' or 'product21' or 'homeblog'

Learn, Unlearn, Relearn: 21st Century Learning

Dewasa ini, pendidikan tinggi menjadi hal yang seksi di kalangan masyarakat, terutama mereka yang baru saja menyelesaikan pendidikan mereka di sekolah menengah atas.  Hal ini tentu saja kontras dengan Indonesia 20 atau 30 tahun silam, dimana akses ke kampus sangat terbatas. Melihat fenomena ini, di satu sisi, kita dapat melihat bahwa kualitas pendidikan kita cenderung […]

Percakapan “Siri” VS Kakek Tua

Dalam sumir senja yang malu -malu menjelang sore, saya mencari tempat berteduh untuk sesaat. Bukan saja dari teriknya panas matahari, namun juga keringnya kerongkongan yang belum dialiri air. Waktu itu menunjukkan pukul 04.00 PM waktu Australia, lebih tepatnya bulan Ramadhan. Sesampainya di salah satu tempat, saya melipir ke salah satu mesjid di salah satu daerah […]

Study From Home: Apa Dampaknya Ketika Pandemi Usai?

Nyaris sejak April 2020, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menerapkan kebijakan Study From Home (SFH) bagi siswa-siswi sekolah pada berbagai level di Indonesia. Kebijakan ini diambil atas respon cepat pemerintah dalam memutus mata rantai  COVID-19 yang tengah terjadi. Namun, aktivitas SFH tidak semerta-merta dipandang mulus. Berbagai kritik telah disampaikan ke Pemerintah atas […]

Rasional ke “Irasional”: Dari Descartes Menuju Ibn Arabi

Beberapa waktu yang lalu, saya menulis satu post di Instagram berjudul “Menguji Nilai Kebenaran Kita.” Tulisan ini saya pikir cukup dialektis, setidaknya menurut saya, di mana saya menuliskan proses saya dalam mengubah cara pandang saya atas “kebenaran.” Kata “kebenaran” penting untuk saya beri tanda petik (“) karena tulisan itu mengambil sudut pandang saya sebagai subjek, sekaligus […]

COVID-19 dan Dilema Pendidikan

COVID-19 setidaknya mencuri perhatian kita beberapa waktu terakhir ini. Setidaknya, sejak pengumuman kasus ini 2 Maret 2020 silam oleh Presiden Joko Widodo, terdapat beberapa strategi pemerintah untuk meminimalisir dampak penyebarannya, “social distancing” adalah salah satunya. Walau kemudian istilah ini diralat menjadi “physical distancing’, hal ini tidak memengaruhi esensi dari kampanye ini untuk menjaga jarak aman […]

Seni Memaafkan Diri Sendiri

Barangkali, ada sebagian dari kita yang saat ini merasa sedih, bersalah, gagal atau jatuh. Entah apapun masalahnya, keadaan jatuh pasti pernah kita alami sebagai manusia. Ada banyak hal yang mungkin membuat kita merasa “down”, misalnya, kegagalan dalam meraih sebuah tujuan, ditolak atas sebuah keinginan, atau ditinggal atas sebuah hubungan. Well, sekali lagi saya sampaikan, kalian […]

Organisasi Mahasiswa: Masih Relevankah Hari Ini?

Beberapa waktu yang lalu, saya berdiskusi bersama dengan teman satu organisasi sewaktu kuliah dulu. Pembicaraan yang panjang malam itu pada akhirnya mengerucut pada satu sub-tema besar: masih diperlukankah organisasi kampus bagi mahasiswa? Sebelum membahas ini lebih jauh, mari kita sepakati bahwa organisasi kampus yang dimaksud di sini adalah organisasi yang terikat dalam satu ikatan ideologis, […]

Belajarlah Dimanapun Dan Kapanpun (Liputan Yayasan VDMI)

Indra Dwi Prasetyo lahir di Kota Singkawang 18 Januari 1994. Indra merupakan anak dari seorang pensiunan TNI. Suatu hari Indra pernah mengungkapkan keinginanya untuk berkeliling dunia kepada Ibunya, “Mak, aku ingin keliling dunia.” Indra sangat gemar membaca buku. Baginya, buku bukan saja jendela dunia; buku adalah dunia itu sendiri. Untuk membiayai pendidikan anak-anaknya, kedua orang […]

Mengapa “Tidak” Adalah Sebuah Jawaban Yang Benar

Dalam tatanan budaya ketimuran, ada satu gestur tak tertulis yang sering kita jumpai di masyarakat–atau mungkin dalam diri kita sendiri– yang dikenal dengan istilah “Ewuh Pakewuh”, atau budaya “tidak enakan”. Secara bahasa, “Ewuh Pakewuh” berasal dari bahasa Sansekreta, dimana Ewuh adalah repot dan Pakewuh adalah perasan tidak enak. Iya, tulisan ini akan membahas tentang bagaimana mengelola […]

Digital Minimalism: Hidup ‘Sederhana’ di Media Sosial

Tulisan ini agaknya masih bekaitan dengan tulisan saya minggu lalu yang berjudul “Menunda-nunda: Kenapa tidak”. Buat yang belum membacanya, silahkan dibaca disini.  Suatu hari, seorang teman saya bercerita bahwa ia mampu menghabiskan waktunya sekitar 5-8 jam satu hari di depan layar telepon genggamnya. Dan menariknya, dia hanya menghabiskan waktunya untuk satu keperluan: bermedia sosial! Kita semua […]

Menunda-nunda: Kenapa Tidak?

Berapa banyak yang teman-teman luangkan untuk sekali mengecek status Facebook  atau melihat notifikasi Instagram? Atau barangkali, berapa waktu yang kita luangkan untuk memilih baju di deretan lemari kita, hingga membuat kita telat berangkat ke kampus? Sebuah riset menunjukan bahwa segala rutinitas yang kita lakukan, mulai dari makan, mandi, minum bisa memakan waktu kita sebanyak 5 […]

Asap dan Pendidikan yang Terdampak

Beberapa waktu terakhir, Kalimantan Barat dikepung oleh kepulan asap yang tebal nan pekat. Mudah ditebak, terbakarnya hutan dan lahan menjadi penyebab utama musibah tahunan di Kalimantan dan Sumatera ini. Hal ini menyulut berbagai aksi protes oleh berbagai lapisan masyarakat, baik itu aktivis lingkungan hidup, mahasiswa hingga masyarakat awam. Dari berbagai narasi yang muncul ke permukaan, […]

Literasi: Bukan Hanya Tentang Membaca

Setiap tahun, kita “meyarakan” World Literacy Day yang diperingati pada tiap tanggal 8 September. Harus diakui, terdapat peningkatan semangat dan geliat pada kegiatan yang mengarah pada peningkatan literasi seperti kelompok membaca buku di Indonesia. Tidak jarang, kegiatan-kegiatan tersebut dipadupadankan dengan acara hiburan yang atraktif hingga pemilihan lokasi yang kekininian, seperti kafe-kafe nyentrik. Tanpa disadari, kegiatan […]

Tips & Trik Membaca buku (Selesai)

“Hanya orang bodoh yang meminjamkan buku kepada orang. Tapi, hanya orang gila yang mengembalikan buku yang dipinjam dari orang lain”- Gus Dur   Pada tulisan sebelumnya, saya membahas bagaimana caranya untuk memulai menyukai membaca. Bagi teman-teman yang belum membacanya, bisa membacanya disini (Tips dan trik membaca pemula). Tulisan ini merupakan sambungan dari apa yang saya tulis […]

(Penghapusan) Ujian Nasional?

Debat ketiga Pemilihan Presiden 2019 yang telah berlalu, menimbulkan ruang-ruang diskusi setelahnya. Salah satu yang menarik perhatian publik adalah perihal penghapusan Ujian Nasional (UN) yang disampaikan oleh Cawapres Sandiaga Uno. “Kita pastikan diganti dengan penerusan minat dan bakat,” ucapnya. Jika kita melihat UN sebagai sebuah tren dalam narasi politik, ini bukanlah barang baru. Narasi ini […]

Melihat Madilog (Sekali Lagi)

“Saya berpikir, “bagaimana bisa seseorang yang menyerupai petani beranalisa begitu tajam?’ Sesudah kami berbincang lebih dari 2 jam, Subardjo berkata: “Tuan Nishijima, inilah Tan Malaka yang benar!” Nishijima Shigetada dalam The Japanese Experience in Indonesia: Selected Memoirs of 1942-1945 Beberapa waktu yang lalu, ada yang bertanya melalui instastory Instagram saya kira-kira seperti ini, “Bang Indra, kira-kira […]

Pendidikan Multikultural di tengah intoleransi

Beberapa waktu yang lalu, pada tanggal 7 Desember 2018, SETARA Institute mengeluarkan Indeks Kota Toleran (IKT) tahun 2018 (bisa dibaca disini). Studi ini dilakukan  terhadap 94 kota di Indonesia dalam hal promosi dan praktik toleransi oleh pemerintah kota di masing-masing daerah yang pada akhinya meletakkan Singkawang sebagai Kota Paling Toleran 2018. Setidaknya, terdapat empat atribut […]

Tips & trik membaca buku (beginner)

“Mereka yang membaca buku hanya mengetahui satu, sedangkan mereka yang tak membaca mengetahui banyak” Sebelum saya memulai tulisan ini, saya ingin menjelaskan sedikit mengenai latar belakang saya menulis tema ini. Ada banyak sekali pesan yang saya terima baik di Instagram maupun Facebook yang bertanya kira-kira tentang: “Ndra, bagaimana sih tips membaca buku”, atau “Bagaimana sih […]

Menyoal Politik Identitas

Politik identitas adalah…apa yang dulunya kita sebut sebagai hak-hak sipil. ~ Samantha Bee, Full Frontal Dalam perjalanan politik Indonesia belakangan, ada salah satu diskursus yang kerap sekali diperbincangkan dalam tajuk-tajuk diskusi: politik identitas. Bisa jadi, pertarungan politik DKI Jakarta beberapa tahun silam dianggap sebagai kemunculan kembali politik identitas ini di muka publik. Dalam berbagai argumentasi, politik […]

Menafsir Kembali Bahasa Seksisme Kita

Beberapa waktu yang lalu, saya melakukan sebuah survei kecil di Instagram untuk mengetahui bagaimana para pengguna Instagram meletakkan gender pada beberapa padanan frasa seperti ‘Kepala Rumah Tangga’ dan ‘Pekerja Rumah Tangga’. Sesuai prediksi saya, lebih dari 90% menjawab Kepala Rumah Tangga adalah gender laki-laki dan Pekerja Rumah Tangga adalah wanita. Pertanyaan saya, seberapa relevan isu […]

3 Alasan Mengapa “Personal Branding” di Media Sosial itu Penting

2400 tahun yang lalu, Socrates pernah berkata:“Cara untuk memperoleh reputasi yang baik adalah dengan berusaha menjadi apa yang anda inginkan di depan orang banyak” Dua minggu yang lalu, saya sempat menulis melalui status Facebook, berisikan kira-kira seperti ini: “bahwa mereka yang mencitrakan pekerjaan mereka di media sosial, akan selangkah lebih maju dengan mereka yang tidak melakukannya”. Saya […]

Menafsir Bohemian Rhapsody

Setelah tidak mampu menahan gejolak pengaruh media sosial perihal film tentang “Sang Ratu”, Bohemian Rhapsody, akhirnya hari ini saya sempatkan untuk menonton. Setelah mencari tahu bioskop dengan harga termurah disini, akhirnya air mata saya tumpah beberapa kali ketika menyaksikan. Pertama kali mendengar Bohemian mungkin sekitar kelas 2 SMP, dan saya menjadi salah satu penggemar Queen […]

Ulama dan politik moralitas

Dalam pertarungan Pilpres kali ini, bisa jadi merupakan kontestasi politik yang paling “panas” dalam satu dekade terakhir. Pertarungan tidak hanya berkisar pada para Politisi semata, namun juga melibatkan Ulama-Ulama Indonesia. Pada periode sebelum-sebelumnya pun, sebenarnya peranan Ulama tidak bisa kita pisahkan dari politik kita. Dahulu kita pernah memiliki Partai Nahdlatul Ulama serta Masyumi. Tidak jauh […]

Pendidikan Tidak Menjadikan Kita Siapa-Siapa

“Bu, saya mau jadi Presiden, Bu” Dulu, banyak diantara kita yang sedari SD bercita-cita menjadi seorang Dokter, Polisi, Tentara atau Presiden! Hal tersebut merupakan cita-cita yang lumrah pada masanya. Pada zaman itu, kita belum mengenal—atau mungkin tidak begitu akrab—dengan pekerjaan seperti content writter, entrepreneur apalagi digital technopreneur. Itu adalah pekerjaan yang umum yang baru ada beberapa […]

Melihat Cak Nur Hari Ini

“Islam Yes, Partai Islam No” Tadi malam, tepat 13 tahun mendiang Cak Nur meninggalkan bangsa Indonesia. Ada banyak sekali sumbangsih Cak Nur dalam ruang pikir dan diskursus mengenai Keindonesiaan, Islam, modernisasi serta demokrasi Dari sekian banyak gagasan mengenai Cak Nur, gagasan tentang “Islam Yes, Partai Islam No” mungkin menjadi salah satu yang kontroversial. Ada banyak […]

Filsafat Pendidikan dalam sudut pandang Ibn-Khaldun

Dalam dunia Filsafat atau sosiologi, nama Ibn Khaldun mungkin sudah seringkali kita dengar. Namun, bagaimana dengan pemikiran Ibn Khaldun dalam dunia pendidikan? Apakah masih bisa kita implementasikan di abad ini?   Simak pemaparannya di video dibawah ini. Semoga bermanfaat 🙂   *Mohon maaf jika ada kesalahan baik secara penyampaian maupun ilmu pengetahuan; semoga masih ada […]

Perlukah Membaca Buku?

Dalam beberapa kesempatan, beberapa sering kita ditampilkan mengenai tingkat membaca anak Indonesia yang bak jauh panggang dari api; cukup rendah. Dari survei yang dilakukan oleh *Most Littered Nation In the World 2016 yang lalu, tingkat baca penduduk Indonesia terbilang rendah. 0,01 persen buku per tahun! Angka ini jauh dari, misalnya, Jepang di angka 15-18 persen buku pertahun, […]

Apa yang salah dengan pencitraan?

Dalam beberapa tahun kebelakang, terdapat beberapa makna kata yang berubah konotasinya dari arti aslinya. Hal yang awalnya bermakna netral, tiba-tiba harus berubah menjadi negatif bagi beberapa kalangan. Salah satu kata tersebut adalah: Pencitraan. Kata pencitraan dalam konteks hari ini mungkin berawal pada saat Presiden Jokowi dituduh hanya berpura-pura dalam melaksanakan tugasnya sebagai presiden, penuh intrik […]

Berdiri di bahu raksasa

Salah satu adagium yang paling populer dari seorang Isaac Newton adalah ketika ia menulis: “Jika aku sudah melihat jauh kedepan, itu karena aku berdiri di bahunya raksasa.” Tulisan itu dituangkannya dalam suratnya kepada Robert Hooke pada tahun 1679, seorang ilmuwan dan juga seorang filsuf, untuk menunjukan rasa hormatnya kepada Robert atas pemikiran-pemikirannya. Tidak hanya kepada Robert, […]

Kuliah untuk Pekerjaaan; Fakta atau Mitos?

Kuliah di Indonesia mungkin bukan barang mewah lagi saat ini. Di setiap sudut kota, hingga di daerah-daerah kecil, dapat dengan mudah kita temui Perguruan Tinggi yang menawarkan banyak jenjang pendidikan, mulai dari negeri hingga swasta, terakreditasi hingga abal-abal. Fenomena ini agaknya susah ditemui di Indonesia, 10-20 tahun ke belakang, di mana kuliah di Perguruan Tinggi […]

Tik Tok dan Kenikmatan Kita

Beberapa waktu yang lalu, jagat tanah air–wabilkhusus jagat dunia maya– dihebohkan dengan fenomena Bowo, seorang selebritis dari apliaksi bernama Tik-Tok. Pasalnya, sang artis mengadakan meet and greet kepada para fansnya yang relatif tergolong masih remaja. Mungkin kisaran umur SD hingga SMP. Tidak lama berselang, pemerintah melalui Keminfo melakukan pemblokiran terhadap aplikasi tersebut. Tidak tahu apakah masih […]

Punya Apa VS Berbuat Apa: Menang Siapa?

Dalam beberapa kajian dan diskusi, acapkali dikatakan bahwa Indonesia akan mengalami bonus demografi pada beberapa tahun medatang; menjelang 100 tahun kemerdekaan Indonesia. Keadaan dimana masyarakat usia produktif lebih banyak daripada mereka yang berusia non-produktif. Namun, jika kita mau lebih peka melihat sekeliling kita, sebenarnya proses menuju kearah sana sudah dapat kita rasakan saat ini. Start-up […]

Kajian Ramadhan #7: Bersyukur atas nikmat yang terulur

“Dahan-dahan kehinaan tidak berkembang kecuali dari benih ketamakan”- (Al-Hikam) Dalam nasihat hari ini, mari kita sama-sama memetik pelajaran dari Ibn’ Athaillah mengenai batasan-batasan manusia dalam pemenuhan dirinya. Bersikaplah sederhana dan penuhilah kebutuhan kita sebagaimana mestinya. Sebab, sekali saja kita meraih kebutuhan kita lebih dari yang mencukupi kita, maka kita baru sana menyuburkan benih-benih ketamakan. Banyak […]

Kajian Ramadhan #6: Dari Dosa Hingga Karunia Sang Penguasa

“Di antara matinya kalbu adalah tidak bersedih atas ketaatan yang terlewat dan tidak menyesal atas dosa yang diperbuat”- (Al-Hikam) Dalam pembahasan kali ini, kita akan melihat bagaimana Ibn’ Athaillah memberi nasihat kepada kita semua mengenai matinya rasa kita akan dosa. Dalam nasihatnya di atas, Ibn’ Athaillah bertanya kepada kita, seberapa banyak amalan (Shalat, Puasa, Zakat, […]

Kajian Ramadhan #5: Terus Melangkah Dalam Berserah

“Bisa jadi engkau berbuat buruk. Namun, persahabatanmu dengan orang yang kondisinya lebih buruk menjadikanmu tampak baik”- (Al-Hikam) Hari ini, kita akan sama-sama belajar mengenai sikap berserah yang ditulis oleh Ibn ‘Athaillah. Dalam satu risalahnya, Ibn’ Athaillah menjelaskan tentang pentingnya untuk tidak merasa puas dengan diri sendiri. Sebab, puas kepada diri sendiri sering kali membuat kita […]

Kajian Ramadhan #4: Berhijrah Kepada Allah

“Allah ada, dan tiada sesuatu pun di samping-Nya, dan kini Dia sebagaimana ada-Nya semula” (Al-Hikam) Bagaimana kita bisa menyandingkan sesuatu selain Allah, sementara Ia adalah zat yang mutlak? Tidak ada yang mengawali-Nya, tidak ada pula yang mengakhiri-Nya. Pertanyaan kita tentang-Nya hanyalah gangguan kesadaran akan kehadiran-Nya. Ketika kita merasa kehilangan Dia, semata karena kita yang tidak bersandar […]

Kajian Ramadhan #3: Berjuang dari Aib Menuju yang Gaib

“Sangatlah dungu orang yang menginginkan terjadinya sesuatu pada suatu waktu yang tidak dikehendaki Allah”- (Al-Hikam) Dalam hidup ini, kita seringkali dihadapkan pada dilema diri dimana menuntut kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, namun pada faktanya kita tidak memperolehnya. Misalnya, jabatan, beasiswa, jodoh yang kita dambakan dan sejenisnya. Dalam hal ini, kita membela diri dengan […]

Kajian Ramadhan #2: Agar Hati Tidak Terhalangi

“Amal adalah kerangka yang tegak, sementara ruhnya adalah rahasia ikhlas di dalamnya” (Al-Hikam) Kemarin, kita sudah membahas tentang pentingnya berserah dan pada takdir dan anugerah. Buat yang belum berkesempatan membaca, bisa dibaca disini . Salah satu hal yang paling mendasar adalah kemampuan kita untuk menerima segala keputusan dalam hidup dengan semata-mata menyadari kehadiran Allah SWT dalam setiap […]

Kajian Ramadhan #1: Berserah Pada Takdir dan Anugerah

Al-Hikam bukanlah sembarang kitab. Kitab ini banyak digunakan dalam kajian-kajian pesantren di Tanah Air. Penggunaan kitab Al-Hikam sama prinsipnya seperti kitab Ihya Ulum al-Din karya ulama besar Islam: Imam Al-Ghazali. Al-Hikam ditulis oleh Ulama Islam Ibn ‘Athaillah, berisikan mengenai ilmu-ilmu hikmah. Tak jarang, kitab ini sering dianggap mengandung nilai-nilai makrifat yang sulit dipahami. Kesulitan itu dapat dipahami karena […]

“Mengajar tanpa menghajar, mendidik tanpa menghardik”

Beberapa hari yang lalu, beredar sebuah video yang menayangkan sebuah adegan yang dipercaya sebagai seorang guru disalah satu sekolah yang menampar siswanya dengan keras: K. E. R. A. S. (Beritanya dapat dibaca disini). Dalam seketika, video tersebut menjadi tayangan umum penguna media sosial dan tak lama berselang, guru tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Sebenarnya, […]

Disabled vs differently-abled

  “Payah, masa gitu aja gak bisa sih!” “Soal gampang kayak gini aja kamu gak ngerti?”   Mungkin beberapa dari kita pernah mengalami atau bahkan mengatakan hal diatas kepada teman kita atau saudara kita sendiri. Perihal PR matematika, atau ketika belajar bermain gitar, atau mungkin ketika bermain game online dsb. Lalu apa ujung pembicaraan tersebut? […]

Sastra VS Agama, sebandingkah?

Kemarin, saya mendiskusikan tentan puisi Ibu Sukmawati. Menurut saya, dalam dimensi puisi, apa yang disampaikannya adalah sebuah subjek relatifitas sebagai pembaca puisi. Lantas, banyak argumentasi yang membahasnya di status saya sebelumnya, bahkan mengirimkan pesan pribadi kepada saya. Namun, saya mencoba sekuat tenaga saya melihat persoalan ini dengan seobjektif-objektifnya saya–tentu dengan segala keterbatasan saya. Saya beranggapan […]

Berpura-pura itu, penting!

Sebagai makhluk sosial, seringkali kita mendengar berkataan dari teman-teman kita yang mengatakan: “janganlah berpura-pura dengan diri sendiri, be yourself!”. Kalimat ini teramat sering saya dengar sampai akhirnya saya mulai ragu terhadap adagium tersebut, apakah memang pura-pura itu berkonotasi negatif? Sembari terus berpikir sambil lalu, saya akhirnya bertemu dengan seseorang, sebut saja Patrick. Ia merupakan mahasiswa yang […]

4 Langkah menumbuhkan percaya diri

Beberapa pertanyaan yang paling sering saya dengar ketika saya berbicara dengan anak muda adalah Percaya Diri. kebanyakan dari mereka mengatakan bahwa ada banyak sekali ide yang ada di kepala mereka, namun sulit untuk mengungkapannya. Alasannya dapat bermacam-macam: sulit berbicara, gugup, tidak ingin menjadi pusat perhatian, dan lain sebagainya. Dengan alasan yang beraneka ragam tersebut, beberapa dari […]

Jokowi, Prabowo dan KUA

“Neng, kamu pasti suka masak dan belanja di pasar tradisional, ya? “Kok tau , Mas? “Habisnya kamu down to earth kayak Jokowi, eakkkkk” “Kalau Mas, fitness dimana? “Gak kok, cuma olahraga di samping rumah. Kenapa? “Karena mas gagah banget kayak Pak Prabowo” Percakapan di atas merupakan sebuah percakapan fiktif dimana sepasang insan yang sedang mabuk cinta […]

Zaadit Taqwa: antara kritik dan cinta

Beberapa waktu yang lalu, jagat tanah air kembali diramaikan dengan pemberitaan seorang ketua BEM UI yang memberi kartu kuning kepada Presiden Joko Widodo. Fenomena ini tak pelak menimbulkan reaksi di tengah masyarakat, mulai dari mereka yang mengritik hingga tak jarang yang menganggapnya heroik. Namun, ditengah perbincangan-perbincangan yang substansial, banyak pula yang mengangkat ini dari sudut pandang […]

Pernikahan VS Pendidikan, yang mana duluan?

Tidak bisa dipungkiri, bahwa gejolak untuk menikah diusia muda sudah sangat bergemuruh saat ini di media sosial kita. Mulai dari diskriminasi terhadap kaum jomblo (*ini serius), hingga menggunakan dalil agama sebagai basis legitimasi. Tulisan ini tidak untuk membahas benar tidaknya argumentsai tersebut, namun untuk mengulas fenomena dibalik kejadian diatas, pergejolakan kaum muda untuk memilih diantara […]

Dilan ditengah romantisme dan akuisme

“Jangan rindu, ini berat. kau takkan kuat, biar aku saja” Beberapa hari terakhir, lini masaku dipenuhi dengan pelbagai ornamen khas Dilan–sebuah karakter fiktif karya Pidi Baiq–yang berceloteh mengenai cita anak SMA.  Beberapa teman memujinya, mengatakan bahwa Dilan adalah makhluk paling romantis di muka bumi ini. Well, aku tidak ingin berkelakar lebih jauh perihal Dilan sebagai anak muda […]

Berhenti mengejar beasiswa!

Tidak jarang, media sosial saya berdering dari teman-teman yang bertanya seputaran beasiswa maupun program pertukaran keluar negeri lainnya. Sebagian besar dari mereka saya jawab, bahkan saya tampung di satu grup khusus yang membahas mengenai satu topik bahasan yang sama untuk kemudian saya bimbing, sebagian kecil lainnya saya jawab ala kadarnya. Mungkin ada yang bertanya, mengapa […]

Mesin Teleportasi itu ada!

Setelah meneguk teh hijau di tengah terik 39 derajat Kota Melbourne, kami memutuskan untuk menuju State Library of Victoria. Bangunan dengan arsitektur khas eropa itu merupakan salah satu ikonik kebanggaan masyarakat Melbourne sekaligus sebuah perpustakaan daerah dengan 5 tingkat ketinggian. karena memiliki arsitektur eropa, maka dapat dengan mudah kita temui beberapa patung maupun lukisan orang-orang ternama khas Barat, seperti […]

Milenial dan Media Sosial: Quo Vadis?

Melihat dinamika anak Milenial memang unik. Generasi satu ini tidak hanya dinamis, namun juga penuh dipenuhi dengan pola hidup abad 21; internet! Bagaimana kita melihat Milenial menggunakan internet, khususnya media sosial? Kira-kira, apa sih dampa yang diberikan media sosial terhadap Milenials? Penjelasannya dapat disaksikan di video di bawah ini!

Menghamba sang makhluk

Yang terdekat— merupakan sebuah metafora akan sang kematian sebagai sebuah proses insani sebuah makhluk. Ia hadir pula mampir, sebagai awal juga akhir. Yang terjauh—tergambar melalui ihwal yang sudah-sudah; adalah masa lalu. Ia bagaikan bayang ditengah hari menuju sore senja. Kukabarkan kau satu hal, mereka yang beruntung adalah yang belajar dari darinya—masa lalunya. Yang terbesar—terlukis melalui […]

Mematikan Nada Cinta

Menyoal tentang cinta, ia tak ubahnya sebuah kata benda biasa. Tak terlalu bermakna jika tak dipadu padankan dengan kata-kata yang berbeda lainnya. Dengan imbuhan -suci, ia bisa bermakna positif, dengan akhiran -buta, ia bisa saja diartikulasikan negatif. Tak jarang, ia hanya digunakan setelah kata ganti orang: aku, kamu, dia. Statusnya sebagai pelengkap, melengkapi nafsu aksara […]

Belajar Menjadi Bodoh

Kesalahan orang-orang pandai adalah menganggap orang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai”-Pramoedya Ananta Toer Di dalam ruang-ruang sosial, teramat sering kita mengalami diferensisasi secara horizontal hingga statifikasi vertikal untuk mengidentifikasi manusia satu dan lainnya. Dari sekian banyak metode dan bentuk klasifikasi, tak jarang IQ (Intelligence Quotient) masih dianggap sebagai salah […]

Tahun Baru dan Merubah Perubahan

Manusia merupakan makhluk paling kompleks dimuka bumi. Kita bisa menilai manusia dari pelbagai sudut pandang dan ragam cara pendekatan, baik historis, sosiologis, agama hingga psikologis. Masing-masing pendekatan memberikan perspektif yang berbeda tentang diri manusia. Menyoal tentang perubahan-perubahan, manusia memang makluk yang tak bisa dilepaskan dari gejolak perubahan ini; baik secara positif maupun negatif. Pergantian tahun […]

LPDP: ditengah irelevansi dan oto kritik

  Beberapa tahun belakangan ini, LPDP menjadi salah satu beasiswa paling dicari bagi para pemburu beasiswa tanah air. Alasan ini sangat masuk akal mengingat tawaran beasiswa yang diberikan oleh LPDP itu sendiri, mulai dari biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan serta seluruh kebutuhan akademik didalam proses perkuliahan. Jumlah yang dianggarkan pada tahun 2017 ini bernilai 22,5 triliun […]

Gila bola vs waras bola

Sedari malam kemaren, lini masaku dipenuhi komentar kekalahan Real Madrid di kandangnya sendiri—Santiago Bernabéu—menjamu Barcelona. Tak main-main, Real Madrid dengan rendah hati mengalah 0-3 dari rival abadi mereka. Beberapa ada meme-meme bernada sarkas berseliweran; ada yang marah, ada yang puas tertawa, dll. Pola-pola seperti ini keral dirasakan ketika pertandingan bola. Pada titik ekstrim, tawuran tak […]

Manusia Fosil

Polarisasi di tengah masyarakat sangat jelas kita saksikan hari ini. Masyarakat terbelah menjadi beberapa kelompok yang dimungkinkan karena perbedaan cara pandang—politik, ideologi, agama. Sejatinya, hal tersebut sangatlah wajar, mengingat perbedaan akan cara memandang sesuatu merupakan suatu keniscayaan yang tidak dapat dipaksakan ataupun diseragamkan. Namun, perbedaan yang kemudian memunculkan bentuk baru dari stereotipe dan prasangka kepada […]

Pintar vs cerdas

Konon, seorang kakek memiliki kebun bunga penuh dengan lebah-lebah penghisap madu bertebaran dimana-mana. Sungguh cantik, namun tak ada yang datang mengunjungi. Lalu kakek menurunkan tiket masuk dari 100.000 menjadi 50.000; tidak ada yang masuk. Kemudian ia menurunkan lagi dari 50.000 menjadi 25.000; masih dianggap mahal oleh pengunjung. Tak habis akal, ia menurunkan kembali menjadi 10.000 […]

“Teruntuk Adik-adikku di Kampus”

Teruntuk adik-adikku di kampus, belajarlah dengan tekun. Belajarlah dengan etos belajar yang tinggi, jika kalian memiliki teman terpintar dengan jam belajar X jam, kalian harus membuat jam belajar X+1; minimal. Teruntuk adik-adikku di kampus, belajarlah dengan tekun. Belajar bukan hanya di dalam kelas, namun juga di luar kelas. Perbanyak jam terbangmu dengan pergaulan sosial dan […]

Muhammad: melihat lebih dekat

Beberapa tahun belakangan, isu kepemimpinan menjadi isu yang paling bergairah untuk dikupas. Manusia mengalami transformasi gaya, corak, dan karakter kepemimpinan yang turut serta memengaruhi sudut pandang manusia dalam menilai sesuatu. Pemimpin, dulunya haruslah memiliki tubuh yang besar, kekar, pasukan yang banyak, armada yang kuat serta penokohan heroik lainnya seketika berubah ketika tumbuhnya teori kepemimpinan yang […]

Meletakkan Adab diatas ilmu

Belakangan ini, pemberitaan di media masa dan elektronik kita dihebohkan dengan pelbagai perbuatan yang tidak mengenakan yang dilakukan oleh petinggi di negara ini, katakanlah mulai dari tindakan kesewenang-wenangan di depan publik, korupsi, hingga penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan sendiri. Cobalah kita lihat lebih dalam akan profil mereka, kebanyakan dari mereka memiliki jabatan yang tinggi, status pendidikan […]

menyoal #boikot

Beberapa waktu lalu, ketika acara pidato salah satu Gubernur di Indonesia, beberapa peserta kemudian melakukan walk-out, entah karena materi pidato sang Gubernur atau memang prebedaan cara pandang politik, entahlah, itu tak menyedot perhatian saya. Justru yang unik terjadi paska kejadian tersebut, dimana beberapa hari kemudian muncul tagar #UninstallTraveloka. Entah apa relevansinya antara Traveloka—bisnis penyedia tiket […]

Primus Inter Pares

Belom selesai kegaduhan demi kegaduhan di Republik ini, kita kemudian harus disodorkan pelbagai pemberitaan mengenai kasus mega skandal Ketua DPR-RI akan korupsi E-KTP. Sebenarnya, masyarakat kita sudah tidak awam lagi perihal korupsi—silahkan saja cek pejabat negara yang kemudian terlibat dalam persekongkolan jahat ini, dimulai dari level akar rumput hingga eksekutif, saya rasa semua ada. Namun, […]

Hoax: perkawinan informasi dan gosip

Persis, semenjak kemunculan sosial media baik berupa instant messenger ataupun micro-blogging sejenis Twitter dan Facebook,  kita disibukkan dengan pelbagai hal yang berhubungan dengan berita palsu, awam masyarakat menyebutnya hoax. Tak jarang, banyak kemudian pertikaian yang tercipta baik yang disengaja maupun tidak sebagai buah dari distribusi hoax tersebut. Menuut hemat saya, salah satu hal yang tidak […]

menakar (kembali) istilah pribumi

Beberapa waktu yang lalu, jagat tanah air kembali disibukkan dengan salah satu penyebutan kata “pribumi” oleh salah satu kepala daerah di Indonesia. Lantas, kejadian ini bagi sebagian kelompok dijadikan katalisator untuk pemerkaraan di meja hukum, walaupun pada satu pihak lainnya, kejadian tersebut dianggap jauh dari ranah perkara karena narasi yang dihadirkan dilandaskan pada kisah kolonialisme […]

Thinking out of the box, really?

Beberapa dari kita mungkin pernah mendengar istilah “thinking out of the box” dimana kita diminta untuk berfikir diluar kebiasaan atau “pattern” berfikir oleh kebanyakan orang. Sebagian dari kita mungkin menjadikan istilah tersebut sebagai sebuah tantangan untuk terus berfikir diluar jangkauan fikir kita untuk menghasilkan sebuah pemikiran yang otentik dan berbeda. Namun pada satu sisi, benarkah […]

Lebih dari sekadar sumpah

Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kedoea: Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia. Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia. Setiap tahunnya, pada tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Sumpah Pemuda, hari dimana peran pemuda ikut dititikberatkan […]

Toko Barang Bekas itu bernama Savers

Apa yang ada di dalam fikiran kita semua ketika terlintas kata “barang bekas”? Barangkali, sebagian dari kita mendengarnya dengan konotasi positif dimana barang tersebut dapat kita daur ulang atau digunakan untuk keperluan lainnya, atau pula negatif yang sarat akan barang lusuh dan tidak layak pakai. Dalam berpakaian, misalnya, sudah bukan barang asing lagi dimana masyarakat […]

“Pali-Pali” Waton Kelakon: Belajar Cepat Asal Selamat ala Korea

Agaknya, dari banyaknya budaya asing yang masuk ke Indonesia, Korea Selatan sedang mengalami masa kejayaannya. Di sudut-sudut kota, kita saksikan bagaimana anak muda bergaya ala pemain serial K-Pop, barangkali sambil mendengarkan musik G-Dragon atau Big Bang. Tak hanya sampai di urusan pakaian dan musik, lidah mereka pun dipaksa untuk menyukai Bibimbab, Kimchi, dan Ramyong atau […]

Melawan kebencian dengan tawa

Beberapa waktu terakhir, kita menyaksikan huru-hara di media sosial tentang maraknya pengaduan kepada pihak yang berwajib yang diawali dengan penuturan kata yang bagi sebagian orang menyinggung; “bodoh, goblok, gila, cacat” dan berbagai kata sarkasme lainnya, atau yang lebih umum disebut sebagai ujaran kebencian. Bagi sebagian orang, kata tersebut sungguh sangat merendahkan dan alternatif paling ampuh […]

Homo Deus; manusia masa depan?

“Sekitar 6 juta tahun yang lalu, seekor kera betina memiliki 2 ekor anak betina; yang satu menjadi nenek moyang simpanse saat ini, satu sisanya menjadi nenek moyang manusia” (Harari, 2015) Sehari yang lalu, saya membaca salah satu berita online tentang Yuval Noah Harari, seorang professor, pakar sejarah dunia yang akan meluncurkan buku terbarunya pada Selasa […]

Studi di australia, tepatkah?

Bagi teman-teman yang  senang belajar dan menemukan keasyikannya dalam menggeluti teori dan buku-buku bacaan, tentunya sangat ingin untuk menempuh studi hingga ke jenjang tertinggi. Apalagi ini musim wisuda bagi teman-teman S1, pasti banyak dari rekan-rekan yang ingin melanjutkan studinya ketingkat Master atau S2. Beberapa list mungkin sudah disiapkan, mulai dari list universitas, biaya dan beasiswa, […]

Seberapa bernilai sebuah gagasan?

“Jangan kebanyakan bicara, action dong!” “Pintar omong doang, gak ada tindakannya!”   Sebagian dari kita mungkin pernah mengalami situasi dimana kita, ataupun mungkin rekanan kita, diperlakukan demikian ketika mengutarakan argumentasinya melalui perkataan. Beberapa mungkin marah, sebagian lainnya mungkin tersinggung dalam diam. Lalu, pertanyaannya, salahkah kita memiliki gagasan kemudian berujar? Bagi masyarakat di negara berkembang, apresiasi […]

Dream Theater: Sebuah “Ketidakteraturan” yang Teratur

Dream Theater adalah sebuah band asal Amerika yang didirikan pada tahun 1985 dengan nama awal Majesty. Gonta-ganti personil ala “anak-band’ sudah kerap terjadi di dalam perjalanan alumnus Berklee College of Music, Boston, Massachusetts ini. Hingga saat ini, personel mereka terdiri dari John Petrucci, John Myung, Jordan Ruddes, James Labrie dan Mike Mangini. Tulisan kali ini […]

Sibuk Mencari, Kenapa Tidak Menjadi?

Aku sepertinya merindukan sesosok Muhammad Hatta. Diam, tenang, dan sangat sosial. Pribadinya yang anti-korupsi sudah tak perlu lagi aku jelaskan disini. Menurutnya, “Daulat tuanku” (idiom yang melambangkan kolonialisme dan feodalisme) dalam kehidupan Indonesia lama harus diganti dengan “daulat rakyat” (idiom yang melambangkan kehidupan demokrasi). Tetapi kedaulatan rakyat yang dicita-citakan Hatta tidak berdasarkan individualisme, melainkan rasa kebersamaan. Lantang ia bicara […]

Gus, bolehkah meminjam kacamatamu?

“Indonesia bukan negara agama, tapi negara beragama. Ada enam agama yang diakui di Indonesia, jadi tolong hargai lima agama yang lain”- Gusdur 7 September 1940, terlahir dengan nama Abdurrahman Addakhil, Gusdur kecil lahir dari rahim ibu bernama Hj. Sholehah, putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang dan K.H Wahid Hasyim, sang nasionalis yang pernah menjabat sebagai […]

Cogito Ergo Sum

Kompleksitas tuntutan umat manusia dari hari-kehari semakin mejadi. Manusia dihadapkan pada persaingan dunia yang menuntut manusia untuk menjadi makhluk yang up-to-date, atau yang lebih dikenal dengan ‘kekinian’. Tren ini setidaknya mengubah prilaku manusia menjadi lebih kompetitif dan selektif. Adanya proses untuk menjadi lebih baik dan lebih tinggi menurut hemat saya terjadi karena adanya tuntutan yang seperti […]

“Click-Activism”: Dunia Baru Aktivisme Pemuda

Beberapa waktu lalu, dunia maya dihebohkan dengan tersebarnya SK pengangkatan petugas BIN di seluruh media sosial miliknya. Hal ini, tentu sontak menjadi pemberitaan panas di media-media mainstream. Belum lagi cerita tentang segerombolan anak muda yang selfie hingga merusak bunga di taman bunga beberapa waktu lalu, turut serta pula disebarluaskan di internet, hingga tarian Sambalado yang […]

Literasi vs Justifikasi

Belakangan ini, identifikasi diri terhadap seseorang santer kuat terdengar. Di laman Facebook ini terutama, klaim-klaim atas seseorang dihaturkan; beberapa dengan sopan, beberapa dengan sebagian akal yang hilang. Beberapa kasus yang terjadi belakangan, misalnya diskusi-diskusi buku dan film yang harus dibubarkan paksa karena alasan-alasan “ideologis” kiranya. Tak mengasyikan, kan?! . Boleh jadi pilpres lalu adalah katalisatornya. […]

korupsi dalam pendidikan, adakah?

Kondisi politik dan ekonomi Indonesia memang tidak bisa dikatakan berada diposisi terbaiknya. Goncangan demi goncangan bertubi hadir mewarnai perpolitikan dan ekonomi kita saat ini. Ditengah dinamika politik dan ekonomi yang dinamis, saya merasa korupsi merupakan kasus yang terus menerus bergulir: Operasi Tangkap Tangan Hakim MK, contohnya. Tahun 2015 lalu, berdasarkan Index Persepsi Korupsi, Indonesia berada […]

Saracen: Kemajuan dalam literasi (?)

Langkah serius pemerintah untuk memberantas status dan akun penyebar kebencian, provokasi, dan sensitif SARA akhirnya berbuah manis kalau tidak mau dikatakan legit. Baru-baru ini, terkuak sebuah modus baru dunia digital bernama Saracen (1). Tidak tanggung-tangung, Saracen dijadikan mesin politik untuk merusak reputasi dan nama baik seseorang yang konon dapat dipesan dengan harga sekitar 72 juta […]

Full-Day School dan Korea Selatan

Sambil lalu, saya memulai diskusi santai dengan teman asal Korea Selatan beberapa waktu lalu, lebih tepatnya tahun lalu. “Kalian sekolah berapa lama sih?” Tanyaku serius. Teman Koreaku menjawab santai, “Kami kalau yang SMA Ndra sampai sore, tapi biasa teman-teman tidak langsung pulang. Ada yang belajar kelompok, mengerjakan ekstrakulikuler, dan bahkan hingga larut malam”. ———————————————- Itu […]