Category: Thoughts

Seberapa bernilai sebuah gagasan?

“Jangan kebanyakan bicara, action dong!” “Pintar omong doang, gak ada tindakannya!”   Sebagian dari kita mungkin pernah mengalami situasi dimana kita, ataupun mungkin rekanan kita, diperlakukan demikian ketika mengutarakan argumentasinya melalui perkataan. Beberapa mungkin marah, sebagian lainnya mungkin tersinggung dalam diam. Lalu, pertanyaannya, salahkah kita memiliki gagasan kemudian berujar? Bagi masyarakat di negara berkembang, apresiasi […]
Read More
Share:

Dream Theater: Sebuah “Ketidakteraturan” yang Teratur

Dream Theater adalah sebuah band asal Amerika yang didirikan pada tahun 1985 dengan nama awal Majesty. Gonta-ganti personil ala “anak-band’ sudah kerap terjadi di dalam perjalanan alumnus Berklee College of Music, Boston, Massachusetts ini. Hingga saat ini, personel mereka terdiri dari John Petrucci, John Myung, Jordan Ruddes, James Labrie dan Mike Mangini. Tulisan kali ini […]
Read More
Share:

Sibuk Mencari, Kenapa Tidak Menjadi?

Aku sepertinya merindukan sesosok Muhammad Hatta. Diam, tenang, dan sangat sosial. Pribadinya yang anti-korupsi sudah tak perlu lagi aku jelaskan disini. Menurutnya, “Daulat tuanku” (idiom yang melambangkan kolonialisme dan feodalisme) dalam kehidupan Indonesia lama harus diganti dengan “daulat rakyat” (idiom yang melambangkan kehidupan demokrasi). Tetapi kedaulatan rakyat yang dicita-citakan Hatta tidak berdasarkan individualisme, melainkan rasa kebersamaan. Lantang ia bicara […]
Read More
Share:

Gus, bolehkah meminjam kacamatamu?

“Indonesia bukan negara agama, tapi negara beragama. Ada enam agama yang diakui di Indonesia, jadi tolong hargai lima agama yang lain”- Gusdur 7 September 1940, terlahir dengan nama Abdurrahman Addakhil, Gusdur kecil lahir dari rahim ibu bernama Hj. Sholehah, putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang dan K.H Wahid Hasyim, sang nasionalis yang pernah menjabat sebagai […]
Read More
Share:

Cogito Ergo Sum

Kompleksitas tuntutan umat manusia dari hari-kehari semakin mejadi. Manusia dihadapkan pada persaingan dunia yang menuntut manusia untuk menjadi makhluk yang up-to-date, atau yang lebih dikenal dengan ‘kekinian’. Tren ini setidaknya mengubah prilaku manusia menjadi lebih kompetitif dan selektif. Adanya proses untuk menjadi lebih baik dan lebih tinggi menurut hemat saya terjadi karena adanya tuntutan yang seperti […]
Read More
Share:

“Click-Activism”: Dunia Baru Aktivisme Pemuda

Beberapa waktu lalu, dunia maya dihebohkan dengan tersebarnya SK pengangkatan petugas BIN di seluruh media sosial miliknya. Hal ini, tentu sontak menjadi pemberitaan panas di media-media mainstream. Belum lagi cerita tentang segerombolan anak muda yang selfie hingga merusak bunga di taman bunga beberapa waktu lalu, turut serta pula disebarluaskan di internet, hingga tarian Sambalado yang […]
Read More
Share:

Literasi vs Justifikasi

Belakangan ini, identifikasi diri terhadap seseorang santer kuat terdengar. Di laman Facebook ini terutama, klaim-klaim atas seseorang dihaturkan; beberapa dengan sopan, beberapa dengan sebagian akal yang hilang. Beberapa kasus yang terjadi belakangan, misalnya diskusi-diskusi buku dan film yang harus dibubarkan paksa karena alasan-alasan “ideologis” kiranya. Tak mengasyikan, kan?! . Boleh jadi pilpres lalu adalah katalisatornya. […]
Read More
Share:

korupsi dalam pendidikan, adakah?

Kondisi politik dan ekonomi Indonesia memang tidak bisa dikatakan berada diposisi terbaiknya. Goncangan demi goncangan bertubi hadir mewarnai perpolitikan dan ekonomi kita saat ini. Ditengah dinamika politik dan ekonomi yang dinamis, saya merasa korupsi merupakan kasus yang terus menerus bergulir: Operasi Tangkap Tangan Hakim MK, contohnya. Tahun 2015 lalu, berdasarkan Index Persepsi Korupsi, Indonesia berada […]
Read More
Share:

Saracen: Kemajuan dalam literasi (?)

Langkah serius pemerintah untuk memberantas status dan akun penyebar kebencian, provokasi, dan sensitif SARA akhirnya berbuah manis kalau tidak mau dikatakan legit. Baru-baru ini, terkuak sebuah modus baru dunia digital bernama Saracen (1). Tidak tanggung-tangung, Saracen dijadikan mesin politik untuk merusak reputasi dan nama baik seseorang yang konon dapat dipesan dengan harga sekitar 72 juta […]
Read More
Share:

Full-Day School dan Korea Selatan

Sambil lalu, saya memulai diskusi santai dengan teman asal Korea Selatan beberapa waktu lalu, lebih tepatnya tahun lalu. “Kalian sekolah berapa lama sih?” Tanyaku serius. Teman Koreaku menjawab santai, “Kami kalau yang SMA Ndra sampai sore, tapi biasa teman-teman tidak langsung pulang. Ada yang belajar kelompok, mengerjakan ekstrakulikuler, dan bahkan hingga larut malam”. ———————————————- Itu […]
Read More
Share: