Indra Dwi Prasetyo

Tips & trik membaca buku (beginner)

tips dan trik membaca buku untuk pemula

“Mereka yang membaca buku hanya mengetahui satu, sedangkan mereka yang tak membaca mengetahui banyak”


Sebelum saya memulai tulisan ini, saya ingin menjelaskan sedikit mengenai latar belakang saya menulis tema ini. Ada banyak sekali pesan yang saya terima baik di Instagram maupun Facebook yang bertanya kira-kira tentang:

“Ndra, bagaimana sih tips membaca buku”, atau

“Bagaimana sih agar konsisten membaca buku?”

Sebagian saya balas satu persatu, namun ada baiknya jika saya tuliskan pada kesempatan kali ini agar dapat kembali dibaca dikemudian waktu.

Untuk itu, dalam pembahasan khusus ini, saya akan membagi tulisan saya menjadi tiga sub-kategori: beginner, intermediate, advance. Kenapa? Karena saya tau bahwa membaca itu adalah sebuah keterampilan, sama seperti bermain musik atau olahraga, harus dilakukan bertahap.

Nah, pada tulisan ini saya akan membagikan tips dan trik berdasarkan pengalaman saya untuk bagaimana caranya menjadi seorang pembaca buku bagi pemula. InsyaAllah di tulisan mendatang, saya akan membahas tips dan trik untuk pembaca lanjut. Yuk, belajar bareng!

Kalau Membaca, So What?

Nah, dalam proses membaca, motivasi itu penting. Motivasi yang sifatnya internal, maupun eksternal. Nah, dari pengalaman saya dulu hingga saat ini, setidaknya ada tiga motivasi membaca yang pernah saya alami.

  1. “Ingin Nampak Lebih Pintar”

Ini adalah bagaimana saya memulai motivasi saya untuk memegang buku, yup: agar tampak lebih pintar. Kira-kira, ini terjadi pada saat saya menginjak umur SMA hingga awal-awal studi S1.

Pada tahapan ini, motivasi internal saya dalam membaca buku adalah agar saya tidak terlihat bodoh saja. Untuk itu, saya rajin memegang dan membaca buku, agar saya “dikira” pintar. Padahal? Biasa aja. Hehe

Salahkah memiliki motivasi ini? Saya pikir tidak ada yang salah. Bahkan ketika saat ini saya menulis, saya anggap bahwa dorongan semacam itu kadangkala dibutuhkan.

Nah, untuk teman-teman yang baru saja memulai untuk menjadi pembaca buku aktif, boleh deh memulainya dengan motivasi ini. Kalau udah percaya diri dan merasa bahwa membaca buku membawa kebahagiaan atau pengaruh positif ke teman-teman, yuk ke motivasi kedua.

2. “Ingin Mendapatkan Sesuatu”

Nah, pada tahapan ini, motivasi saya sudah sedikit berubah. Motivasi semacam ini saya dapatkan ketika saya sudah memasuki pertengahan perkuliahaan.

Sebagai seorang mahasiswa, saya tidak ingin menjadi mahasiswa yang biasa-biasa saja, untuk itu salah satu cara yang bisa saya lakukan adalah membaca buku. Buku apapun.

Mewakili Indonesia di Kamboja
Mewakili Indonesia dalam kegiatan internasional

Saya mulai membaca buku agar saya mampu menulis, berbicara atau mempresentasikan sesuatu dalam sebuah perlombaan. Alhamdulillah, dengan “mengendarai” motivasi semacam itu, saya berhasil berkeliling Indonesia dan luar negeri dalam rangka mewakili kampus, ataupun negara.

Setidaknya, motivasi semacam itu bertahan hingga saya menyelesaikan studi S1 saya. Mengapa saya berhenti mengunakan motivasi ini? Salah satu alasannya adalah ketidakpuasaan saya.

Begini, walaupun saya berhasil menjadi Mahasiswa Berprestasi bahkan di tingkat internasional, tapi kegagalan saya jauh lebih banyak dari prestasi saya.

Ada disatu titik saya merasa frustasi dengan apa yang saya lakukan. Singkatnya, “Saya sudah membaca banyak buku, tapi kenapa saya masih gagal dan bodoh!”

Selepas itu, ketika berhasil menyelesaikan studi S1 saya, saya akhirnya merubah motivasi saya.

3. “Manusia itu Makhluk Kecil”

Ini adalah motivasi yang saya pegang hingga hari ini–kendati di kemudian hari bisa saja berubah. Motivasi ini saya dapatkan justru ketika saya menginjakkan kaki ke Australia untuk melanjutkan studi saya.

Membaca ketika mengerjakan tugas kuliah
Membaca karena memang kita tidak tahu apa-apa

Dalam motivasi ini, saya menganggap bahwa membaca adalah proses “tau diri” saya sebagai manusia. Sebagai makluk yang lemah dan banyak kekurangan, maka saya harus mencoba untuk terus belajar untuk setidaknya lebih baik dari hari kemarin.

Pada proses ini pula yang pada akhirnya membawa saya dalam kesadaran bahwa membaca pada akhirnya adalah proses “ibadah”. Membaca membuat kita sadar bahwa kita tidak memiliki pengetahuan apapun, dan pada akhirnya membawa kita terhanyut dalam pergumulan ilmu demi mengharapkan Ridho Tuhan.

Nah, setidaknya itu gambaran kecil bagaimana saya memainkan motivasi di dalam diri saya untuk terus membaca. Bagaimana denganmu? Silakan tentukan sendiri motivasi kamu, ya!

TIPS DAN TRIK

Nah, karena di awal saya menyebut bahwa membaca buku adalah sebuah keterampilan, maka diperlukan cara-cara agar dapat dilakukan dengan mudah. Berikut adalah tips dan trik saya untuk teman-teman yang baru ingin menjadi pembaca buku.

  1. Membaca Maksimal 15 menit sehari.

Eh, tunggu dulu. Itu maksudnya minimal 15 menit kali?

Gak, beneran. Untuk yang baru saja memulai untuk mencintai bacaan, buku adalah sesuatu yang membosankan. Untuk itu, 15 menit sehari adalah waktu yang sangat mudah dan singkat untuk membaca. Jangan lebih dari itu hingga kita bisa menikmatinya.

Begini, kita asumsikan saja bahwa kemampuan rata-rata orang Indonesia dalam membaca adalah 200 kata/menit, dan rata-rata jumlah kata dalam satu halaman buku adalah 200 kata. Maka, dalam 15 menit, kita bisa membaca 15 halaman.

Kita bisa menamatkan buku The 21 Irrefutable Laws of Leadership Maxwell dalam 17 hari atau Edensor karya Hirata dalam waktu 20 hari. Keren, kan?

     2. Mulailah Membaca Apa yang Kita Suka

Nah, mulailah dari sesuatu yang kita suka. Gak perlu membaca buku-buku berat Ibn Rusyd, atau Al Ghazali, mulailah dari buku ringan. Namun, penting untuk diingat bahwa kata kuncinya adalah ilmu pengetahuan. 

jadi, mulailah dari buku yang ringan namun menambah wawasan kita. Contohnya? Bisa saja novel, buku sains populer atau majalah flora fauna. Komik? Tidak. Titik. Hehe

    3. Kalau Tidak Mau Beli, Pinjam!

Salah satu hal yang paling dilematis dalam proses membaca buku adalah cara mendapatkannya. Cara paling mudah adalah dengan membelinya, baik di toko buku ataupun secara online.

Namun, bagaimana jika harganya terlalu mahal atau kita tidak memiliki uang? Perpustakaan adalah salah satu jalan.

Minimal, teman-teman bisa mendapatkan buku berkualitas secara gratis. Setau saya, perpustakaan sudah banyak tersebar di kota-kota bahkan di kampus-kampus.

Nah, selain meminjam, mengunduh buku dari internet bisa jadi salah satu opsi. Namun, jika kita bisa mendapatkannya secara fisik, kenapa harus non-fisik, kan?

Kecuali, untuk buku-buku yang sudah langka dan tidak di produksi lagi.

    4. Tulis Apa yang Dibaca

Nah, perlu diingat bahwa salah satu cara mengikat ilmu adalah dengan menulisnya. Imam Ali Bin Abi Thalib berabad silam pernah berkata bahwa “ikatlah ilmu dengan menulisnya”. 

Saya juga memiliki prinsip dalam diri saya bahwa “akal yang terang lebih redup daripada tulisan yang buruk.” Maksudnya? Sebaik-baiknya ingatan, pasti memiliki kelemahan yaitu lupa. Namun, sejelek-jeleknya tulisan, ia dapat bertahan dengan waktu yang lama. Walaupun susah dibaca, persis seperti tulisan saya. Hihi

Oh iya, menulis tidak harus melalui blog seperti saya. Teman-teman bisa memulainya dengan menulis di Twitter, Facebook ataupun Instagram. Istilahnya, menulislah seperti “status ala-ala”. Hehe


Sekian dulu tulisan saya mengenai tips dan trik membaca untuk pemula. Secara singkat, saya ingin mengatakan di tulisan ini bahwa memulai segala sesuatu–termasuk membaca–adalah dengan niat yang kuat.

Mulailah dari membuat niat di dalam diri teman-teman. Setelah itu, praktikan tips dan triknya. Sampai jumpa di tulisan berikutnya pada tahapan intermediate berikutnya!

Semoga bermanfaat!

Share now
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Related articles
Sambil lalu, saya memulai diskusi santai dengan teman asal Korea Selatan beberapa waktu lalu,
Hidup di era modern ini, kita sebagai anak muda di Indonesia seringkali menghadapi tekanan

5 Responses

    1. Terima kasih, maulini. Semoga bermanfaat ya! 🙂

      Oh iya, bisa sharing juga dong tips dan trik Maulini dalam membaca buku. Biar bisa menambah opsi buat teman-teman lainnya.

  1. Bismillah,
    Tulisan yang sangat bermanfaat kak Indra.

    Saya mohon izin untuk mengutip sedikit dari tulisan kak Indra untuk dibagikan kepada yang lainnya.
    Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.